Senin, 25 Januari 2010

KELUARGA PEKERJA SOSIAL

Pekerjaan sosial dengan anak dan keluarga difokuskan kepada pengkajian anak dan berbagai atributnya, dengan tetap memperhatikan pentingnya posisi keluarga sebagai institusi pertama dimana anak melakukan interaksinya. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang berbagai perspektif anak dan masa kanak-kanak termasuk masalah yang dihadapi anak dan keluarga. Dari berbagai perspektif, mahasiswa dapat memperoleh sintesis tentang pengetahuan dan keterampilan yang mendasari pekerjaan sosial dengan anak dan keluarga. Selain itu, mata kuliah ini juga membelajarkan mahasiswa tentang keterampilan dalam mengases anak, keluarga maupun faktor-faktor lain pada konteks meso dan makro yang berkontribusi terhadap lahirnya persoalan anak. Hal ini diperlukan agar mereka dapat melakukan intervensi baik secara langsung maupun tidak langsung.

RENCANA PERKULIAHAN

PERTEMUAN 1
A. Pokok Bahasan
1. Penjelasan tentang mata kuliah:
a. Abstrak,tujuan, penugasan, tutorial dan evaluasi mata kuliah

2. Pengantar pekerjaan sosial dengan anak dan keluarga

B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Mahasiswa dapat memahami abstrak, tujuan, penugasan, tutorial dan evaluasi mata kuliah pekerjaan sosial dengan anak dan keluarga
2. Mahasiswa dapat memahami tentang konteks sosial anak dan keluarga, seting dan kebijakan yang mendasari pelayanan untuk anak dan keluarga, pendekatan untuk bekerja dengan anak dan keluarga serta isu-isu yang terkait dengan pengembangan pekerjaan sosial anak dan keluarga.

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

D. Bahan Belajar
Chapter 22: Social Work with Children and Families dalam Adam, Robert; Dominelli, Lena dan Payne, Malcolm (eds). 1998. Social Work. Themes, Issues and Critical Debates. hal. 273-296

E. Tutorial
1. Bahasan : penjelasan bahasan dan metode tutorial dan pembagian tugas
2. Metode: penjelasan dan tanya jawab

PERTEMUAN 2 DAN 3
A. Pokok Bahasan
Konsepsi tentang anak dan masa kanak-kanak)*
1. Perspektif perkembangan anak (Sigmund Freud, Erik Erikson, Piaget, Lev Vigostsky).
2. Perspektif sosiologi (James dan Prout, struktural fungsional, reproduksi interpretif)
3. Perspektif pekerjaan sosial (Orientasi dan lingkup kesejahteraan anak)
4. Perspektif hak-hak anak dan kebutuhan anak

)* pembagian perspektif ini hanya untuk memudahkan pemahaman. Pada dasarnya setiap perspektif tidak berdiri sendiri namun dihasilkan dari kritikan terhadap perspektif lainnya ataupun merupakan satu sintesis dari berbagai perspektif.

B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan berbagai perspektif yang berkembang tentang anak dan masa kanak-kanak
2. Mahasiswa dapat mengidentifikasi asumsi-asumsi dalam berbagai perspektif tentang anak dan masa kanak-kanak

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

D. Bahan Belajar
1. Chapter 1. The study of human development. Hal 7-23
Chapter 2: Theory and research. Hal. 25-59
dalam Papalia, Diana E; Olds, Sally Wendkos; Feldman, Ruth Duskin. 2001. Human Development. McGraw-Hill, New York.
2. Chapter 1: Children’s lives in social context. Hal. 1-20 (khusus bahasan sosiologi hal. 12-20)
Chapter 2: Children’s rights. Hal. 21-38
Chapter 3: Children’s need. Hal. 39-64
dalam Hill, Malcolm dan Tisdall, Kay. Children and Society. Longman, UK.
3. Chapter 1. Barry Goldson. ‘Childhood’: An Introduction to Historical and Theoretical Analysis. Hal. 1-27 dalam Scraton, Phil. 1997. ‘Childhood’ in’Crisis’?. UCL Press Limited. UK.
4. Chapter 1: Child welfare: orientation and scope. Hal. 1-333 dalam Kadushin, Alfred. 1974.Child Welfare Services. Second Edition. Macmillan. Publishing. New York.
5. Konvensi Hak Anak
6. Undang-Undang Perlindungan Anak no. 23 tahun 2002.

E. Tutorial
Tutorial ke 2:
1. Pendalaman perspektif anak dan masa kanak-kanak – perspektif perkembangan anak dan sosiologi) serta perbandingan masa kanak-kanak antar budaya
2. Penjelasan penugasan: persiapan untuk melakukan benchmarking asumsi dasar tiga perspektif dan perbandingan masa kanak-kanak antar budaya

Tutorial ke 3:
1. Pendalaman perspektif anak dan masa kanak-kanak – perspektif pekerjaan sosial dan hak anak.
2. Pembahasan komparasi masa kanak-kanak antar budaya
3. Sharing/diskusi untuk penugasan benchmarking asumsi dasar empat perspektif dan perbandingan masa kanak-kanak antar budaya.
Output: makalah bersama hasil benchmarking dikumpulkan pada pertemuan keempat.

Bahan bacaan:
Sama dengan bahan kuliah dengan tambahan:
1. Boyden, Jo. 1996. Social and Cultural Meanings of Childhood dalam Journal of Society for International Development. Blackwell Publishers, Ltd. Cambridge.
2. Chapter 1: Children’s lives in social context. Hal. 14-20 dalam Hill, Malcolm dan Tisdall, Kay. Children and Society. Longman, UK.
3. Chapter 4: Children and Ritual in Bali. Hal. 40-51. dalam Mead, Margaret dan Wolfensten, Martha (eds). 1954. Chilhood in Contemporary Cultures.


Distribusi bahan tutorial pertemuan ke 4

PERTEMUAN 4 DAN 5
A. Pokok Bahasan
1. Dasar-dasar pengetahuan tentang keluarga:
1. Definisi dan bentuk-bentuk keluarga
2. Daur kehidupan keluarga
3. Fungsi keluarga
4. Pembagian peran dalam keluarga
5. Level kebutuhan keluarga

2. Relasi anak dengan keluarga
1. Krisis dalam keluarga
2. Anak, keluarga, komunitas/masyarakat dan negara

B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan definisi dan bentuk-bentuk keluarga, daur kehidupan keluarga, fungsi keluarga, pembagian peran dalam keluarga dan level kebutuhan keluarga.
2. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan relasi posisi anak dalam keluarga dan menganalisis krisis yang terjadi serta keterkaitan antara anak, dengan keluarga, komunitas dan negara.
3. Mahasiswa dapat mengidentifikasi hak-hak anak serta kewajiban dan tanggung jawab keluarga, komunitas dan negara terhadap anak.

C. Metode
Sharing, ceramah dan tanya jawab

D. Bahan Belajar
1. Chapter 13: Social Work and Family Issues. Hal, 378-392 dalam Dubois, Brenda dan Miley, Karla Krogsrud. 1992. Social Work as Empowering Profession. Allyn and Bacon. USA
2. Dubowitz, Howard dan DePanfilis, Diane. 2000. Handbook for Child Protection Practice. Sage Publications, Inc, Thousand Oaks.
3. Chapter 3: ‘Vicki Coppock. Families’ in ‘crisis’. Hal. 58-75 dalam Scraton, Phil. 1997. ‘Childhood’ in’Crisis’?. UCL Press Limited. UK.
4. Chapter 4: Children’s family relationship. Hal. 67-92. Hill, Malcolm dan Tisdall, Kay. Children and Society. Longman, UK.


E. Tutorial
Tutorial ke 4
1. Pendalaman tentang berbagai aspek keluarga
2. Pengantar tentang relasi anak dengan keluarga, komunitas/masyarakat dan negara.

Tutorial ke 5
Identifikasi hak-hak anak, kewajiban/tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara terhadap anak

Output: matriks hak anak serta kewajiban/tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara terhadap anak

Bahan belajar: sama dengan bahan untuk kuliah ditambah Undang-Undang Perlindungan Anak no. 23 tahun 2002.


PERTEMUAN 6 DAN 7

A. Pokok Bahasan
Masalah-masalah anak dan pelayanan untuk anak
a. Keterlantaran dan kekerasan pada anak
b. Anak yang memerlukan perlindungan khusus
c. Pekerja anak
d. Pengasuhan, pengangkatan dan perwalian anak

B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Mahasiswa dapat memahami berbagai masalah dan pelayanan untuk anak.
2. Mahasiswa dapat mengidentikasi dan menganalisis masalah dan pelayanan yang tersedia untuk anak.

C. Metode
1. Pemutaran film
2. Ceramah
3. Tanya jawab

D. Bahan Belajar
1. Sr. Sularto (ed). 2000. Seandainya Aku Bukan Anakmu. Potret Kehidupan Anak Indonesia. Kompas. Jakarta
2. Chapter 13: Social Work and Family Issues. Hal, 392-405 dalam Dubois, Brenda dan Miley, Karla Krogsrud. 1992. Social Work as Empowering Profession. Allyn and Bacon. USA
3. Chapter 22: Social Work with Children and Families dalam Adam, Robert; Dominelli, Lena dan Payne, Malcolm (eds). 1998. Social Work. Themes, Issues and Critical Debates. hal. 280-296
4. Kadushin, Alfred. 1974.Child Welfare Services. Second Edition. Macmillan. Publishing. New York.
5. Dubowitz, Howard dan DePanfilis, Diane. 2000. Handbook for Child Protection Practice. Sage Publications, Inc, Thousand Oaks.
6. Berbagai perundang-undangan dan peraturan perlindungan anak


E. Tutorial
Tutorial ke 6
Pilihan 1: sharing dan diskusi pendalaman salah satu masalah anak dan pelayanannya – kekuatan dan kelemahannya- (diskusi dalam kelompok besar, kemudian kelompok akan dibagi dua; masing-masing akan menuliskan hasil diskusi tentang satu masalah anak dan pelayanannya)

Pilihan 2: pengamatan dan memvideokan kehidupan anak dan masalahnya dalam seting tertentu (di jalan, panti, tempat anak bekerja, dll).

Tutorial ke 7
Pilihan 1: Presentasi dan pembahasan hasil diskusi oleh dua kelompok

Pilihan 2: pemutaran dan pembahasan film karya mahasiswa

Output: makalah komprehensif tentang satu masalah anak dan analisis pelayanannya (kekuatan dan kelemahan) di Indonesia

atau

Satu dokumen tentang kehidupan anak yang bermasalah

Bahan belajar: sama dengan bahan perkuliahan dengan tambahan:
1. Jane Tunstill. Social Services Provision for Children and Young People: answer or problem dalam Tunstill, Jane. 1999. Children and the State. Whose Problem. Bookcraft, Ltd. Britain.
2. Beckett, Chris. 2003. Child Protection an Introduction. Sage Publication, London


PERTEMUAN 8 dan 9

A. Pokok Bahasan
Asesmen faktor-faktor yang terkait dengan masalah anak dan keluarga
a. Asesmen anak dan keluarga (level mikro)
b. Faktor-faktor dalam lembaga, komunitas dan masyarakat


B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Mahasiswa dapat mengases berbagai faktor yang terkait dengan anak dan keluarga baik secara mikro, meso maupun makro.
a. Asesmen anak
b. Asesmen keluarga: kekuatan-kekuatan dalam keluarga, keberfungsian keluarga, hubungan orang tua-anak
c. Asesmen keluarga dan tipologi keluarga: tipe keluarga regeneratif, resilien, ritmik, keluarga tradisional, interelasi antar tipe keluarga.

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
D. Bahan Belajar
1. Chapter 6: Children in Assessment. Hal. 71-86
Chapter 7: Assessing Parents: Parenting Skills and Parental Relationships. Hal. 87-105
dalam Holland, Sally. 2004. Child and Family Assessment in Social Work Practice. Sage Publications.
2. Mc.Cubbin, Hamilton dan Thopmson, Anne.I. 1987. Family Assessment Inventories: Research and Practice. Madison-Wisconsin: The University of Wisconsin, Madison. Hal. 35-49
3. Chapter 10. Poverty. Hal. 187-209
Chapter 11. Abusive System. Hal. 210-230
dalam Beckett, Chris 2003. Child Protection an Introduction. Sage Publication, London
4. Sheafor, Bradford W. dan Horejsi, Charles. 2003.Techniques and Guidelines for Social Work Practice. Sixth Edition. Hal. 282-288, 317-333,


E. Tutorial
Tutorial ke 8 dan 9: pendalaman Asesmen faktor-faktor yang terkait dengan masalah anak dan keluarga (pembahasan kasus)

Penugasan individual: asesmen anak, keluarga, organisasi dan komunitas

Bahan belajar: sama dengan bahan perkuliahan


PERTEMUAN 10, 11, 12
A. Pokok Bahasan
Mengenal program-program dan pendekatan/teknik-teknik intervensi pelayanan anak dan keluarga

B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan program-program pelayanan anak dan keluarga
2. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan teknik-teknik intervensi bagi anak dan keluarga
3. Mahasiswa dapat mengidentifikasi program-program dan teknik-teknik intervensi langsung dan tidak langsung dalam bidang pelayanan anak dan keluarga.

C. Metode

D. Bahan Belajar
E. Tutorial
1. Identifikasi kebijakan perlindungan anak
2. Pendalaman pendekatan intervensi untuk komunitas dan klinis
2. Pembahasan kasus

PERTEMUAN 13 &14
Field visit (lihat pedoman filed visit)

PERTEMUAN 15
Penulisan laporan field visit

PERTEMUAN 16
Presentasi laporan field visit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar