Rabu, 17 Oktober 2012

PENGUATAN SOSIAL KOMUNITAS ADAT

PENGUATAN  SOSIAL KOMUNITAS ADAT TERPENCIL
Oleh Bambang Rustanto

A. TUJUAN PROGRAM

1. Tujuan Umum
Program Keserasian Sosial dan Penguatan Sosial KAT bertujuan untuk memperluas jangkauan pemberdayaan KAT dalam diluar proses pembangunan pemukiman , pengembangan fisik, penguatan ekonomi bersamaan dengan terwujudnya keserasian sosial dan penguatan sosial KAT antara warga KAT dengan warga di luar KAT dalam mempercepat terciptanya Kawasan KAT Mandiri.

2. Tujuan Khusus
a. Terwujudnya pemberdayaan KAT yang berkelanjutan dengan pelibatan program koordinasi melalui lintas sectoral dari lembaga dan kementerian lain. b. Terkajinya pemberdayaan KAT sebagai bahan masukan untuk mempersiapkan kondisi sosial yang menjamin terwujudnya Kawasan KAT Mandiri. c. Terciptanya kondisi menuju keserasian sosial yang harmoni antara warga KAT dan warga di luar KAT d. Terciptanya kondisi menuju penguatan sosial warga KAT dalam menghadapi kerentanan hidupannya.

B. NILAI DASAR PROGRAM

Nilai dasar program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT antara lain :

1. Sinergitas
Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dilakukan secara bersama-sama dan partisipatif antara kementerian sosial dengan program lintas sektoral dari lembaga dan kementerian lain serta pihak lainnya, sehingga mampu menyiapkan sinergitas pembangunan dan mempercepat proses pemberdayaan KAT.

2. Ketuntasan
Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dilakukan atas prinsip bahwa pemberdayaan KAT haruslah tuntas hingga terwujudnya tujuan yang telah direncanakan sebelumnya . Oleh karena itu peran lintas sektoral dari lembaga dan kementerian lain haruslah mampu dikoordinasikan dan diorganisasikan secara terpadu.

3. Kemitraan
Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terutama warga KAT dan warga diluar KAT, demikian juga Orsos/LSM bahkan bila memungkinkan dunia usaha , sehingga terciptanya sinergitas dalam pemberdayaan KAT

4. Keberlanjutan
Program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT dilaksanakan secara terus menerus berorientasi pada tujuan fungsional dalam upaya meningkatkan derajat kesejahteraan sosial KAT menuju Kawasan KAT Mandiri.

5. SMART
Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT berdasarkan prinsip SMART – Spesific- Maesurable- Actual- Realible-Timebond (spesific-terukur-terjangkau-relevan dengan kebutuhan dan waktu yang tepat)

C. PENDEKATAN PROGRAM

1. Pendekatan ganda
Yaitu pendekatan program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dengan meletakkan tiga pilar sekaligus sebagai fokus pemberdayaan yaitu keterkaitan antara warga KAT, lingkungan dan sekitaran warga luar KAT

2. Berkelanjutan
Bahwa program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT merupakan tahapan berkelanjutan dari sebuah proses pemberdayaan KAT secara menyeluruh

3. Keterpaduan
Bahwa program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT dilakukan secara sinergis dan terpadu melibatkan berbagai lintas program dan lintas pelaku secara terkoordinasi

 4. Zonasi
 Artinya bahwa program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT dilakukan melalui pendekatan kewilayahan khususnya Kawasan KAT Mandiri

D. KETENTUAN PROGRAM.

Program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT harus memenuhi ketentuan berikut:
1. Semua Tahapan KAT
Sasaran program penguatan sosial dan keserasian sosial KAT adalah lokasi yang pernah mendapatkan alokasi pemberdayaan KAT dari tahun pertama, kedua dan ketiga . Hal ini untuk keberlanjutan program yang belum tuntas dilakukan pada pembangunan permukiman dan penguatan ekonomi serta penyiapkan kondisi yang menjamin terwujudnya Kawasan KAT Mandiri..

2. Warga KAT dan Diluar KAT
Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT secara tidak hanya terbatas ditujukan warga KAT tetapi juga warga diluar KAT dalam rangka mempercepat adaptasi dengan lingkungan persekitarannya..

3. Hasil Evaluasi
Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh instansi sosial daerah baik Kabupaten atau Provinsi dan Kementerian Sosial untuk kepentingan koordinasi dengan program lintas sektoral dari lembaga dan kementerian lain.

4. Sistem Dukungan
Program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT dilakukan di lokasi pemberdayaan KAT untuk mendapatkan dukungan internal dan eksternal dari lintas sektoral lembaga dan kementerian lainnya.

5. Satuan Kerja Sosial
Secara kelembagaan instansi sosial memiliki peran yang sangat penting untuk memperkuat komitment dalam pemberdayaan KAT sebab itu program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT ini hanya diberikan kepada Kabupaten atau Provinsi yang memiliki satuan kerja sosial atau instansi sosial berdiri sendiri.

6. Koordinatif
Untuk mencapai hasil yang optimal. Program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT disinergikan dan dilakukan secara terkoordinasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan baik di tingkat Pusat dan Daerah.

E. KEGIATAN PROGRAM

Kegiatan program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dalam bentuk :

1. Kegiatan Keserasian Sosial KAT
Penyiapan peningkatan keserasian sosial KAT di dalam menjalin interaksi sosial antara warga KAT dengan warga diluar KAT melalui kegiatan berikut:

a. Sikap Kerjasama,
Memberikan bimbingan sosial masyarakat (community work) dalam sikap kerja sama antara warga KAT maupun warga di luar KAT. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui peningkatan kemampuan sebanyak serangkaian latihan dan dilakukan dengan beberapa angkatan sesuai dengan banyaknya peserta.

b. Sikap Tolong Menolong
Memberikan keterampilan sosial masyarakat (social skill) dalam sikap tolong menolong antara warga KAT maupun warga di luar KAT. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pertmuan masyarakat selama beberapa hari dan dapat dilakukan dengan beberapa angkatan sesuai dengan banyaknya peserta

c. Nilai Hidup Harmoni
Dengan membangun jaringan sosial (social network) dalam menjalin relasi sosial langgeng dan hidup berdampingan yang harmoni antar warga KAT dan warga diluar KAT. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pertemuan masyarakat selama beberapa hari dengan melibatkan kelembagaan sosial yang ada dilingkungan warga KAT dan diluar KAT.

2. Kegiatan Penguatan Sosial KAT
Penyiapan peningkatan penguatan sosial KAT di dalam meningkatkan kemampuan warga KAT menghadapi kerentanan hidupannya melalui kegiatan berikut:

a. Mendeteksi Ancaman Kehidupan KAT.
Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan menggunakan teknologi Mitigation Management di dalam mendeteksi ancaman/kerentanan kehidupan baik yang disebabkan oleh kejadian alam, kejadian sosial maupun perubahan lainnya. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pelatihan dan dilakukan dengan beberapa angkatan sesuai dengan banyaknya peserta.

b. Mendayagunakan Sumber dan Potensi KAT.
Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan menggunakan teknologi Participatory Rural Appraisal di dalam mengidentifikasi dan mendayagunakan sumber dan potensi baik alam maupun sosial. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pertemuan masyarakat selama beberapa dan dapat dilakukan dengan beberapa angkatan sesuai dengan banyaknya peserta

c. Menyusun Rencana Pemecahan Masalah KAT
Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan menggunakan teknologi Technology Of Participation (TOP) di dalam menyusun rencana memecahkan masalah sosial didalam kehidupan warga KAT. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pertemuan masyarakat selama beberapa hari dan dapat dilakukan dengan beberapa angkatan sesuai dengan banyaknya peserta

3. Penyiapan Kawasan KAT Mandiri
Penyiapan Kawasan KAT Mandiri merupakan area lokasi pemberdayaan KAT yang bercirikan pemukiman yang telah tertata dengan dilengkapi fasilitas lingkungan, tersedia balai sosial dan pelayanan sosial dasar, telah tumbuh pranata sosial dan pranata ekonomi serta jumlah warga KAT yang telah menetap dengan terwujudnya pemerintahan lokal setingkat kampong atau desa yang definitive.. Tujuannya adalah tersedianya bahan baik sarana dan prasarana yang perlu disiapkan untuk kegiatan keserasian sosial dan penguatan KAT di lokasi Kawasan KAT Mandiri.

4. Ekselarasi Program. Ekselarasi Program
adalah kegiatan percepatan yang dilakukan dalam proses pemberdayaan KAT dilaksanakan diluar pembangunan pemukiman dan penguatan ekonomi KAT yang didukung program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT . Tujuannya adalah terlaksananya percepatan program pemberdayaan KAT dan tersusunnya rencana kerja pada tahap berikutnya.
Kegiatannya meliputi : a. Evaluasi hasil pemberdayaan KAT dengan output dari kegiatan ini adalah tersedianya penetapan lokasi yang dikoordinasi kepada lintas sektoral dari lembaga dan kementerian lain yang menjadi lokasi program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT menuju terwujudnya Kawasan KAT Mandiri. b. Melakukan studi evaluasi pada lokasi KAT sebagai calon lokasi program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT menuju Kawasan KAT Mandiri. c. Menetapkan lokasi KAT sebagai calon lokasi program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT menuju Kawasan KAT Mandiri melalui lokakarya baik di tingkat Daerah maupun Pusat.

5. Revitalisasi Pelayanan Sosial Dasar.
Program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT ini dapat dilakukan dengan membangun beberapa pelayanan sosial dasar yang melibatkan lintas sektoral lembaga dan kementerian lain sehingga dapat dinikmati secara bersama antara warga KAT dan warga diluar KAT. Tempat pelayanan sosial dasar tersebut dibangun di area perbatasan kedua komunitas yang meliputi :
a. Pelayanan Pendidikan Mendirikan gedung PAUD, SD, SLTP kalau memungkinkan sampai SLTA atau SMK b. Pelayanan Kesehatan Mendirikan Posyandu, Klinik Bidan Desa, Pos Kesehatan Desa, Puskesmas Pembantu, kalau memungkinkan Puskesmas atau Puskesmas DTP (dengan tempat perawatan) c. Pelayanan Pasar Mendirikan pasar mingguan, pasar desa, dan kalau memungkinkan pasar terpadu atau Pasar Sentral Agribisnis d. Pelayanan Pemerintahan Lokal Mendirikan Balai Sosial, Tempat Ibadah, dan kalau memungkinkan Balai Desa dan Sekretariat Pemerintahan Desa. e. Pelayanan Rekreatif Mendirikan tempat rekreasi dan wisata terutama berbasiskan potensi dan sumber daya alam seperti air terjun, gunung dan taman wisata alam lainnya. f. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Mendirikan tempat pengasuhan bayi dan anak, panti sosial bagi lansia, panti penyandang cacat dan pelayanan sosial lainnya

F. PELAKSANAAN PROGRAM

Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dilakukan oleh satuan tim koordinasi antara kementerian sosial dan dari lintas sektoral lembaga dan kementerian lain, sebagai berikut:

1. KAT Tahun Pertama
a. Identifikasi nilai-nilai kearifan lokal KAT b. Penguatan nilai-nilai kearifan lokal KAT c. Penguatan kelembagaan sosial budaya KAT d. Mediasi kepemilikan kelengkapan administasi kependudukan e. Inventarisasi status kepemilikan dan asset KAT f. Pembangunan Balai Sosial g. Stimulan kelembagaan sosial

2. KAT Tahun Ke-Dua
a. Simposium penguatan nilai kearfian lokal KAT b. Workshop penguatan kelembagaan sosial budaya KAT c. Pengembangan potensi anak-anak KAT d. Pengembangan potensi keswadayaan perempuan KAT e. Fasiitasi kepemilkan administasi kependudukan f. Mediasi kepemilikan asset-asset warga KAT g. Pembangunan rumah ibadah h. Stimulan kelembagaan adat

3. KAT Tahun Ke Tiga
a. Penyelenggaraan acara adat sesuai dengan momentum secara adat KAT b. Upacara adat pengalihan program KAT kepada Pemda setempat c. Penyusunan profil pemberdayaan KAT d. Pembekalan menujua masyarakat KAT Mandiri e. Penguatan Modal Sosial KAT f. Mediasi Hak-hak Warga KAT g. Fasilitasi kepemilikan asset warga KAT h. Fasilitasi sertifikasi lahan dan usaha warga KAT i. Mediasi regulasi tanah adat KAT

G. LANGKAH –LANGKAH PROGRAM

Program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Persiapan
a. Mempersiapkan bahan program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT , rujukan dan bahan penyiapan Kawasan KAT mandiri b. Melaksnakan studi evaluasi pemberdayaan KAT c. Menyusun rencana program dan kegiatan

2. Pelaksanaan
a. Melaksanakan program keserasian sosial dan penguatan sosial dan KAT b. Melaksanakan lapangan c. Menyiapkan lokasi Kawasan KAT Mandiri

3. Pengendalian
a. Supervise b. Pemantauan c. Evaluasi d. Pelaporan

H. INDIKATOR

1. Kualitatif
a. Terlaksananya keserasian sosial KAT b. Terlaksananya penguatan sosial KAT c. Terlaksananya Kawasan Mandiri KAT

2. Kuantitatif
a. Jumlah lokasi KAT yang ditetapkan sebagai lokasi program keserasian sosial dan penguatan sosial KAT b. Jumlah lokasi KAT yang berhasil diberdayakan c. Jumlah lokasi KAT yang ditetapkan sebagai Kawasan KAT Mandiri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar